Berita

img
Senin, Jam 15.00 WITA, 2017
Sep 11

Pengertian Autis

Dilihat asal katanya autis atau “Autos” berarti sendiri. Istilah autis digunakan pertama kali oleh Leo Kanner pada tahun 1943. Dalam penelitiannya, beliau mengamati 11 anak yang diduga autis, dimana perilaku mereka berbeda dengan perilaku anak retardasimental atau schizophrenia. Autisme secara umum adalah sesuatu Spectrum Disorders atau suatu gangguan yang mempunyai rentangan panjang dan bergradasi mulai dari ringan sampai berat. Artinya walaupun memiliki simtom atau gejala yang sama, tetapi setiap orang dengan autism dipengaruhi oleh gangguannya tersebut dengan cara yang berbeda dan dapat berakibat berbeda pula pada perilakunya. Simtom dapat terjadi dengan kombinasi yang berbeda-beda dan dapat bergradasi dari sangat ringan sampai ke sangat berat. Demikian pula potensi kemampuan kognitifnya bervariasi dari diatas rata-rata sampai retardasi mental berat. Autisme pada DSM-5 disebut sebagai Autism Spectrum Disorder (299.00 (F84.0), dikarakterisasikan sebagai defisit yang persisten dalam komunikasi sosial dan interaksi sosial pada berbagai situasi, termasuk defisit dalam timbal balik sosial, perilaku komunikatif non-verbal yang digunakan untuk interaksi sosial, dan keterampilan dalam mengembangkan, mempertahankan dan memahami hubungan. Sebagai tambahan atas defisit dalam komunikasi sosial, diagnosis Autism Spectrum Disorder memerlukan adanya pola perilaku, ketertarikan maupun aktivitas yang berulang dan terbatas. Karena simtom autism berubah dengan perkembangan dan dapat ditutupi dengan mekanisme kompensatoris, kriteria diagnostik dapat ditemukan berdasarkan informasi masa lalu, meskipun tampilan sekarang harus memperlihatkan kerusakan yang signifikan. (APA, 2013).